You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kolong Fly Over Kampung Melayu Memprihatinkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kolong FO Kampung Melayu Jadi Tempat Mangkal PMKS

Kolong Flyover Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, kondisinya sangat memprihatinkan. Selain kumuh, setiap hari kolong flyover dijadikan tempat mangkal para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Ke depan harus ditata lagi, dijaga agar tidak ada PMKS atau pihak lain yang memanfaatkannya

Pantauan Beritajakarta.com, Senin (8/2), pada bagian sisi barat Terminal Kampung Melayu, setiap hari dijadikan tempat mangkal PMKS. Gerobak milik pemulung, penuh berisi barang-barang bekas turut diparkir di situ. Tak sedikit, pemulung menggunakan lahan untuk menyortir barang bekas. Sejumlah sepeda motor juga diparkir di dalam taman.

Sedangkan di kolong sisi timur terminal, pada  malam hari juga dipenuhi PMKS. Mereka tidur dengan menggelar tikar, kardus maupun karung. Hampir seluruh tanaman di dua sisi kolong flyover rusak dan mati.

Minim Pengawasan Picu PKL Marak di FO Klender

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, PMKS di kolong Flyover Kampung Melayu sudah rutin ditertibkan, baik oleh kelurahan maupun kecamatan setempat. Namun saat petugas lengah mereka kembali. Apalagi, banyak bagian pagar yang hilang sehingga memudahkan gerobak dan motor masuk dalam taman.

"Saat ini kondisinya seperti tak terawat, banyak pagar yang hilang dan rusak. Ke depan harus ditata lagi, dijaga agar tidak ada PMKS atau pihak lain yang memanfaatkannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11665 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1354 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1309 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1291 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1000 personBudhi Firmansyah Surapati